Ketika kita memilih seorang pemimpin, siapa
yang kita pilih? apa orang yang paling
baik hati, atau orang yang paling tegas, atau orang yang paling jujur atau yang
bagaimana? apa kualifikasi seorang pemimpin?
Kita tidak sembarang memilih pemimpin, sebab
pimpinan adalah lambang kelompok. Tetapi seringkali urusan tentang pemimpin
justru menjadi sumber kontroversi. Pemimpin yang pilih kasih akan menimbulkan
perpecahan kelompok. Pemimpin yang mementingkan kekuasaan akan melahirkan
penjilat-penjilat. Pemimpin yang korup akan menjadikan kelompok itu juga korup.
Karena itu, tiap kelompok membutuhkan pemimpin yang berjiwa kepemimpinan.
Pemimpin dan kepemimpinan belum tentu identik.
Seorang pemimpin belum tentu berjiwa kepemimpinan, sebab bisa jadi ia
berkedudukan pemimpin karena ia memaksakan diri. Demikian juga tidak semua
orang berjiwa kepemimpinan menjadi pemimpin.
Beberapa prinsip dasar tentang pemimpin dapat
kita lihat dari ilustrasi berikut. Misalkan ada sekelompok wisatawan terdampar
di suatu pulau terpencil karena kerusakan kapal, Hubungan antar orang-orang
yang semula hanya basa-basi berkembang menjadi interaksi yang saling
mempengaruhi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar